Showing posts with label Monolog Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Monolog Kehidupan. Show all posts
Wednesday, April 13, 2011
Maafkan aku....
seketika ini aku dihimpit dgn kenaikan harga brg2 yg hampir melemaskan kantung duitku...hinggakn berkali2 aku berfikir..denyut kepala ku ini menahan sakit...mencari jalan yg terbaik utk diriku dn utk customer2 ku....biar sama2 merasa adil....tiada cemuhan...tiada kutukan...biar lapang hati ..biar lapang dada menerima hasil kerjaku...mgkin jg ada yg mengata ..aku sudah lupa diri.........Nauzubillah..Maha Suci Allah..sesekali tidakkk..... Sesungguhnya ..maafkan aku..aku terpaksa..mmg terpaksa....terimalah harga kek2 ku yg baru ini dgn seadaanyaaaaa.....ku pohon....
Tuesday, February 1, 2011
jiwanggggg karatt !!!!!!!!
Seketika air mata mengalir dipipi…buat ku terasa miskin kata-kata...terasa kurang curahan kasih sayang pada insan2 yg mendampingi kehidupan ku…kudrat dan masa yg ada terasa amat berat utk diagihkan sama rata…maafkan aku duhai suami, maafkan ibu duhai anak…membiarkan seketika waktu2 berlalu pergi…lena kamu tanpa belaian …mimpi kamu tanpa teman… Sesungguhnya diri ini tidak mampu memberikan seluruh waktu utk kalian.....namun dikesempatan ini ku semarakkan hembusan kasih & sayang bersama udara diawangan semoga kalian tidak akan terasa kekurangannnnnnn
psssssstttttttttt : kes sibuk wat kek la ni... terabai sekejap anak dn lakiku....hahaha
Sunday, January 30, 2011
Berbicara ttg Anugerah
SubhanaALLAH cantik sungguh rentisan hujan membelai bumi..sejuk nyaman seharian….itu lah anugerah dr PENCIPTA pd makluknya…begitu jg aku, menyanjungi anugerah yg diberikan …dalam takut dalam syukur…takut kalau2 aku terlupa erti syukur..takut kalau2 aku akan jd insan yg riak dn sombong…Nauzubillah… sesungguhnya menduga-duga tentang pemberian Allah, terutama berburuk sangka kepada-Nya atas nikmat nikmat-Nya adalah perbuatan dosa. Seorang hamba dilarang menduga bahwa Allah telah mengurangi kasih sayang dan pemberian-Nya karena sesuatu bencana yang sedang dialami oleh si hamba. Kita tidak perlu menunggu sehingga segala impian kita tercapai untuk dapat menikmati dan menghayati rasa kecukupan dalam hidup ini kerana jika kita berfikiran begini, kita tidak akan dapat merasai nikmat kehidupan ini dan kita tidak akan berupaya untuk berasa ikhlas dalam mengucapkan syukur kita kepada Allah.
Thursday, January 27, 2011
Hadiah Kesulitan
Saat mendongak jauh di dada-dada langit, terasa tenteram seketika. Tenang melihat salju nan memutih. Memukau pandangan dari relung hati yang penuh terasak. Melalui kehidupan seharian yang penuh dengan pelbagai rasa. Kekadang terasa ingin ketawa, tersenyum, sedih, menangis, takut semuanya terhimpun dalam citra warna dunia yang fana ini. Redup tiap mata yang memandang, kebiruan langit seolah mengamit hati untuk kembali. Kembali pada fitrah bukannya bersandar pada angan-angan yang sampai bila tidak akan jadi kenyataan. Usah mengharap kebahagian dan keindahan itu mudah digapai kerana tidak semua antara manusia mampu memilikinya. Pada hamparan dunia yang penuh dengan kemelut debu dan noda hingga ada yang tergoda akhirnya menyerah kalah pada yang menguji.
Katakan siapakah diantara kita tidak pernah diuji oleh-Nya. Agar dapat bisa kenal bagaimana rupa wajah dan hatinya? namun jika ada, semua itu hanya sandiwara pada bibir yang manis tapi dusta di dalam. Tidak ada diantara kita dibiarkan menyendiri tanpa terusik walaupun sehata. Melainkan hidup dengan penuh ujian dan rintangan. Kita, selalu menginginkan yang cantik-cantik, indah-indah dan membahagikan. Tapi bila kesulitan yang saban hari memenuhi ruang lingkup kehidupan ini, kita cuba tolak ketepi. Sayangnya tidak mungkin semudah itu. Terpaksa telan dalam-dalam tapi jiwa sakit beronak tidak tenang dan bahagia. Mengapa HADIAH kesulitan berupa ini di beri oleh Pemberi Nikmat yang sebenar?
Supaya kita menjadi hambanya yang sentiasa ingat bahawa hidup sentiasa berharap kepada-Nya.Sesungguhnya di dalam kesulitan ada kemudahan, kemudahan yang hadir dari kesabaran. Dan kesabaran itu hasil dari keyakinan. Yakin bahawa setiap apa yang diberi Allah swt tetap semuanya manis-manis walaupun ia terlalu pahit dan sulit. Kerana di dalam kepahitan dan kesulitan itu tersembunyi MUTIARA HIKMAH yang paling bernilai. "Faina maal usri yusra Inna maalusri yusra" Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan".
Pandanglah bumi ini, ia tetap sama walaupun dimana kita berada kita tetap berpijak dibumi yang nyata. Raihlah kebahagiaan yang HAKIKI!
Dipetik dr : http://ainakamarkehidupan.blogspot.com
Katakan siapakah diantara kita tidak pernah diuji oleh-Nya. Agar dapat bisa kenal bagaimana rupa wajah dan hatinya? namun jika ada, semua itu hanya sandiwara pada bibir yang manis tapi dusta di dalam. Tidak ada diantara kita dibiarkan menyendiri tanpa terusik walaupun sehata. Melainkan hidup dengan penuh ujian dan rintangan. Kita, selalu menginginkan yang cantik-cantik, indah-indah dan membahagikan. Tapi bila kesulitan yang saban hari memenuhi ruang lingkup kehidupan ini, kita cuba tolak ketepi. Sayangnya tidak mungkin semudah itu. Terpaksa telan dalam-dalam tapi jiwa sakit beronak tidak tenang dan bahagia. Mengapa HADIAH kesulitan berupa ini di beri oleh Pemberi Nikmat yang sebenar?
Supaya kita menjadi hambanya yang sentiasa ingat bahawa hidup sentiasa berharap kepada-Nya.Sesungguhnya di dalam kesulitan ada kemudahan, kemudahan yang hadir dari kesabaran. Dan kesabaran itu hasil dari keyakinan. Yakin bahawa setiap apa yang diberi Allah swt tetap semuanya manis-manis walaupun ia terlalu pahit dan sulit. Kerana di dalam kepahitan dan kesulitan itu tersembunyi MUTIARA HIKMAH yang paling bernilai. "Faina maal usri yusra Inna maalusri yusra" Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan".
Pandanglah bumi ini, ia tetap sama walaupun dimana kita berada kita tetap berpijak dibumi yang nyata. Raihlah kebahagiaan yang HAKIKI!
Dipetik dr : http://ainakamarkehidupan.blogspot.com
Tarbiah Diri
Pernahkah kita duduk bersendirian, saat memandang langit yang tinggi itu dan pada hamparan bumi yang luas ini. Memerhatikan pohon-pohon yang merimbun, alunan angin yang mersik lalu dedaun gugur melengang jatuh ke bumi. Perhatikan dalam pada diri kita bahawa satu masa nanti kita jua akan begitu yang tidak selamanya akan menongkat langit. Renungkanlah dalam diri kita, tanya pada diri kita segala apa yang telah kita lakukan dalam hidup ini. Antara hubungan kita sesama manusia dan antara hubungan kita dengan Allah Ta’ala. Buatlah penilaian dalam diri kerana sesungguhnya tidak ada satu makhluk Allah yang dapat mengubah diri kita melainkan diri kita sendiri. Lihatlah segala kekurangan diri kita sebelum melihat kelebihannya. Janganlah mata yang memandang kekejian orang lain dalam melakukan dosa membuatkan diri kita tertutup untuk melihat dosa pada diri kita sendiri. Bukankah manusia yang bijak ialah manusia yang pandai muhasabah dirinya sendiri. Taktala ia melihat kejahatan orang lain lalu ia teringat akan dirinya.
Carilah jua sahabat yang jujur, sahabat yang boleh memacu perjalanan kita ke jalan ilahi. Bukannya sahabat yang sentiasa mengiyakan segala perbuatan kita meskipun yang kita lakukan itu adalah salah. Sahabat begitu adalah sahabat yang akan memalingkan kita jauh dari pintu kebenaran. Dari teman-teman yang jujur, mereka dapat memberitahu kepada kita apakah sifat celaan kita yang tidak kita sedari selama ini. Supaya kita dapat memperbaiki dan berusaha untuk mengubati segala penyakit-penyakit hati yang menodai. Sesungguhnya kita perlu ditarbiahkan setiap detik kerana iman itu sentiasa diuji ada pasang surutnya. Godaan-godaan dunia, kejahatan hawa nafsu dan bisikan-bisikan syaitan tidak pernah jemu untuk menguasai jiwa kita namun hanya manusia yang ikhlas dalam perjuangan hidupnya akan dilindungi Allah Ta’ala.
Carilah jua sahabat yang jujur, sahabat yang boleh memacu perjalanan kita ke jalan ilahi. Bukannya sahabat yang sentiasa mengiyakan segala perbuatan kita meskipun yang kita lakukan itu adalah salah. Sahabat begitu adalah sahabat yang akan memalingkan kita jauh dari pintu kebenaran. Dari teman-teman yang jujur, mereka dapat memberitahu kepada kita apakah sifat celaan kita yang tidak kita sedari selama ini. Supaya kita dapat memperbaiki dan berusaha untuk mengubati segala penyakit-penyakit hati yang menodai. Sesungguhnya kita perlu ditarbiahkan setiap detik kerana iman itu sentiasa diuji ada pasang surutnya. Godaan-godaan dunia, kejahatan hawa nafsu dan bisikan-bisikan syaitan tidak pernah jemu untuk menguasai jiwa kita namun hanya manusia yang ikhlas dalam perjuangan hidupnya akan dilindungi Allah Ta’ala.
Wednesday, January 26, 2011
Tazkirah Hati ke Hati
(Riwayat ad-Daruquthni dari Anas r.a.)Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah membuka pintu rezeki. Nabi s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al- Awwam: "Hai Zubair, ketahuilah bahawa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, nescaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, nescaya Allah menyedikitkan baginya."
Subscribe to:
Posts (Atom)